Translate

Minggu, 07 Februari 2016

Selaras Malam dan Air

SELARAS SEGALA SUASANA

Menggenangimu dengan air mata adalah
Pertanda, bahwa, kamu,
Candu

Menggenangimu dengan cinta adalah
Pertanda, bahwa, kamu,
Waktu

Menggenangimu dengan kecup adalah
Pertanda, bahwa, kamu,
Asu




MEMBENCI MALAM

Ini waktu berpejam mata bukan
Berpejam darah
Ada wajahmu di bantal tapi terberai:

Hidungmu di serpai
Matamu di selimut
Mulutmu di wajahku

Sampai pagi bergolak bermunculan
Kutu-kutu kenangan



 AIR MATAKU DIAM

Jika ada gerimis di lereng Salak itu, adakah rembulan di matamu
Nanti kubawa piringan hitam
Lekat aromamu diam tak mau beranjak. Tolong dirikan
Perkemahan di keningmu, biar kukecup

Dengan sari rindu, menekannya
Aku masih ingin dipelukmu
Menyiapkan ceplok telor dan air hangat
Memandikan mukamu dengan air mata.



-Aku sedang menjaga toko sambil mendengar lagu Ungu 'Luka di Sini', nangis dikit tapi bukan cengeng, Minggu malam Senin, 7 Februari 2015, lupa pukul berapa-