Acap
kali sapa tanpa tegur, temu
Antara
kau-ku
Akan
lahir ribuan kata. Terlantun
Sendiri.
Alam menyatukan denyut warna kita.
Sepasang bola mata biru (masih) bersinar,
Sedikit redup
Memilikimu adalah omong kosong abadi
Kau tetap tulisan:
Mengisi kertas, hardisk, dan toko buku
Apalagi?
Inspirator tak lekang oleh waktu
Pahit lidah asam langkah untuk sekedar
Memanggilmu
Menyebutmu
Sementara kebisingan, menyenggol hati kita
Objek
abadi dalam tulisan
Ada puisi padamu
Dalam 455 hari
Kubuat; dengan air mata dan keringat
Namamu masih sama
Lakonmu masih diam
Di depanku
Tapi sekali lagi, selalu ada tulisan
Acap kali sapa tanpa tegur, temu
Antara kita.
Sepasang mata birumu
Mengalahkan layu bunga
Di pagar-pagar yang tak sampai langit
Tak sampai.
Rangkasbitung, 07 Februari 2015.
MAN Rangkasbitung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar