Berikan satu ‘titik’
Aku mengeja harap-harap
yang digulingkan
Berharap ada dermaga
menyangga aman
Titah pilu, bukan
samaran
Gemetar mataku melihat
genggaman
Antara kau dan aku,
membeku sendi (perlahan)
Semisal ada mereka yang
jua menatap
Pasti, kau terbirit;
melupakan
Tentang kita tempo
lalu, berdua
Ah, aku tahu kau dan
aku
Bagai ratap dan pilu
saat bersua
Dalamnya, hingga
menelurkan sajak
Bukan sajak rajukan
Bukan sajak hinaan
Tentang harapan
Yang digulingkan
Pelan-pelan
Ciputat, 14 Mei 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar