Maka
kau tidak berhak ‘kepo’
Aku mengenalmu lewat kekasihku
Tapi semestinya itu tak
Rasa ingin tahumu padaku-kekasihku
Melebihi anak esde yang bertanya ini itu
Anak esde bertanya dengan kepolosan
Kau bertanya dengan rasa tidak punya kemaluan
Ingin kekasihku?
Makan saja, tapi muntahkan lagi
Lalu kau kusebut jalang!
Mengapa sinis?
Sila cipta sajak-sajak pesakitan
Agar tak menghakimiku dengan
Bacot aksaramu
Apa?
Adukan pada kekasihku
Dekap kekasihku
Menangis dipeluknya
Tapi sekali lagi, aku wanitanya
Bahasaku sudah sangat rendah
jika berbicara tentangmu,
Mantan
‘gebetan’ kekasihku. Katanya.
Ciputat, 17 Januari 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar